AWAS! VIRUS KAWASAKI, OBATNYA SEBOTOL RP9,5 JUTA

Para orang tua di Bogor harus lebih memperhatikan kondisi kesehatan bayinya. Sebab, baru-baru ini virus Kawasaki sudah menyerang bayi. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor pun gencar melakukan pencegahan lantaran bila terjangkit, penderitanya harus membeli obat seharga Rp9,5 juta per botol.



Rayyanza Hamizan Meyfiddanca, bayi berusia delapan bulan di Surabaya terserang virus langka Kawasaki dan belum diketahui penyebab munculnya virus tersebut. Meski di Bogor belum ditemukan kasus serupa, namun Dinkes Kabupaten Bogor sudah mengambil langkah antisipasi untuk mencegah penyebaran penyakit langka dan berbahaya ini. Caranya mengintensifkan sosialisasi dan menggalakkan imunisasi di setiap Posyandu.

Kepala Bidang Pencegahan Pengendalian Penyakit( P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor dr Agus Fauzi mengatakan, virus Kawasaki ini biasanya menyerang anak-anak usia di atas 5 bulan. Namun, orang dewasa juga bisa terkena virus ini. Untuk di Kabupaten Bogor hingga kini belum ada laporan adanya balita yang terjangkit virus Kawasaki.  Agar anak-anak tidak rentan terkena difteri, ataupun virus lainnya, . imunisasi menjadi salah satu langkah pencegahan yang saat ini dinilai efektif. “Guna mengantisifasi penyebaran virus,  kami memberikan pelayanan  vaksinasi DPT (difteri, pertusis, tetanus) serta DT (difteri tetanus) pada bayi dan anak sekolah rutin dilaksanakan tiap tahun di posyandu, puskesmas dan rumah sakit,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor Erwin Suriana mengimbau setiap orang tua khususnya yang memiliki bayi selalu menjaga kebersihan lingkungan dan memberikan ASI eksklusif pada bayi. Menurut dia, langkah ini sangat penting untuk melakukan antisipasi pada bayi agar tidak sampai terkena penyakit kawasaki tersebut. “Sampai saat ini, belum ada laporan balita di Kab Bogor terkena virus kawasaki, jika memang di ketemukan tentunya bakal dilakukan upaya rehabilitas. Tetap saja yang utama kebersihan lingkungan dan pemberian ASI eksklusif pada bayi penting,”pintanya.

Erwin juga membenarkan bahwa obat utama untuk penangkal virus Kawasaki ini pun tergolong super mahal. Obat tersebut bernama Immune Globulin Injection, jenis Gamunex, yang harganya mencapai Rp 9,5 juta untuk 50 ml atau satu botolnya.  “Saya kira harus ada kebijakan dari pusat dalam hal penyedian obat penangkal virus kawasaki guna mencarikan solusinya,” tukasnya.

Sebagaimana yang diketahui, balita terserang virus penyakit kawasaki yang gejalanya menyerupai demam berdarah. Suhu badan panas yang tidak stabil. Bahkan, hingga lebih dari 4 hari. Jika Dokter yang tidak mengetahui penyakit ini, pasti akan mendiagnosa sebagai penyakit Demam Berdarah atau Campak. Namun, virus ini tidak menular.

Sumber : metropolitan
Labels: Kesehatan
0 Komentar untuk "AWAS! VIRUS KAWASAKI, OBATNYA SEBOTOL RP9,5 JUTA"

Back To Top